-

April 05, 2009

Warta Xtrim Zulmansyah Sekedang

zulmansyah+sekedangMenjadi tentara dan wartawan hanya itu asa di benak Zulmansyah Sekedang. Tak lulus menjadi seorang tentara, tahun 1992 ia memilih bertarung memperebutkan sebuah kursi diperguruan tinggi negeri. “Saya hanya ingin keluar dari Aceh” ujar pria kelahiran Banda Aceh, tiga puluhtujuh tahun silam. Alasannya, tak tahan suasana perang. Keinginginannya terkabul. Setelah mengikuti seleksi ujian nasional, ia lulus di Jurusan Administrasi Niaga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri).


Hijrah ke Pekanbaru, ujian hidup tak henti mendera. “Sedih betul, saya datang kesini sebatang kara,” kenangnya. Untung ada seorang wartawan bernama Suryadarma memberi tumpangan selama beberapa hari. Sejak itu, entah mengapa keberuntungan tak berhenti menghampirinya. Misalnya saat Zulmansyah kekurangan dana membayar Sumbangan Pembangunan Pendidikan. “Uang saya tidak cukup, kurang 20 ribu rupiah, tak mungkin pulang ke Aceh menjemput uang segitu,” ceritanya.

Beruntung, ada seorng mahasiswa yang nbaru dikenalnya bernama Adi Saputra, membantu. Masih banyak perjuangan lain semasa kuliah yang dilaluinya hanya untuk bertahan hidup. “kalau diceritakan semua, saya bisa nangis, ceritanya panjang dan sedih,” ujarnya haru. Selasa malam diawal tahun 2009, di kantor Riau Pos.

Namun berbagai aral hidup tak membuatnya sepi krativitas dan prestasi. Bakat menulisnya sudah terlihat sejak Sekolah Menengah Atas, “Saya sering mengirim tulisan di majalah Humor,” katanya. Agar bakatnya lebih terasa, semester dua, Zulmansyah bergabung di Surat Kabar Kampus Bahana Mahasiswa Universitas Riau. “Selama empat tahun saya disana,” ujarnya sambil menghitung-hitung.

Tak hanya Bahana Mahasiswa, organisasi kampus lain juga ia ikuti; Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Resimen Mahasiswa (Menwa), Pramuka, Senat Mahasiswa, dan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Administrasi Niaga selama dua periode. “Saya ketua HMJ dua periode,” ujarnya bangga.

Prestasinya menduduki jabatan penting di organisasi tak kalah dengan prestasinya di bidang akademis. Juara karya tulis ilmiah tentang kemiskinan pernah digapainya. Bakat dan kepintarannya di bidang jurnalistik maupun akademis seolah memuluskan jalannya menjadi seorang wartawan. Semester delapan Zulmansyah diterima bekerja di Koran Harian Riau Pos. “Mungkin tak lepas dari kebiasaan saya mengirim tulisan,” terka mantan Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Riau periode 2004-2008.

Kerja keras dan sungguh-sungguh, itulah motto hidupnya. Begitu pula prinsip hidupnya saat bekerja. Sepertinya motto itu sangat ampuh. Terbukti, hampir semua jenjang keredaksian di Riau Pos pernah ia rasakan.

Tahun 2006 adalah puncak karirnya. Zulmansyah membuat koran baru bernama MX—milik Riau Pos grup. Idenya muncul saat membaca berita extrim dihalaman belakang sebuah Koran terbitan Riau. “menurut saya bagusnya berita itu dipisah,” katanya. Usulan itu di setujui pada 7 April 2006. ia pun langsung ditunjuk menjadi peminpin redaksi Koran MX pertama. Berkat ide briliannya, Koran MX laris manis. Setahun kemudian, ia diminta menduduki jabatan yang sama di Riau Pos.

Menjadi Pemred sebuah Koran harian terbesar se-Sumatera bukanlah beban baginya. “Tak susah kok, justru enak. Tak ada kerja, hanya sebagai penaggung jawab saja,” ujarnya berkelakar. Justru dengan jabatan itu peluangnya ikut berbagai lomba jurnalistik kian terbuka. Bukan hanya ikut tapi juga menjadi pemenang. Saking banyaknya ia tak ingat prestasi yang pernah diraih. “Yang ingat, tiap tahun dapat juara dua Ali Kelana se Riau, juara satu lmba karya tuis di kompas, dapat nominasi wartawan muda berbakat se-Indonesia versi majalah Pantau,” terangnya. Tak beda jauh saat mahasiswa, kini pun Zulmansyah tetap aktif berorganisasi. “PWI Riau, KNPI Riau, KPAID Riau, PSSI Riau, Masyarakat Pancasila Indonesia, banyak lagi lainny, nggak terhitung,” celotehnya menyebut satu persatu orgnisasi yang aktif diikutinya. “banyak organisasi, banyak saudara,” simpulnya.

Cita-cita menjadi wartawan telah tercapai, meski keinginannya menjadi tentara pupus, ia merasa semua keinginan sudah terpenuhi. Kini pria asal Aceh Tenggara ini hanya ingin menjadi orang yang berguna bagi semua orang. *** disadur dari Bahana Mahasiswa.

Informasi PON Riau 2012, Wisata, Seni dan Budaya, Kuantan Singingi, Pekanbaru dan Riau umumnya melalui sudut pandang seorang Blogger yang berasal dari Sungai Kuantan


Baca Juga Artikel Pekanbaru Riau Dibawah ini:

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari www.sungaikuantan.com di inbox anda:

Comments :

21 komentar to “Warta Xtrim Zulmansyah Sekedang”

wartawan perang bos... jadi sekalian jadi ewartawan seolah olah tentara bos

suwung said...
on 

yg penting berusaha terus ya. salut nih.

fan said...
on 

Komen saya idem dengan apa yang barusan saya ketik di postingan mba fanny sang cerpenis...

Orang orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal hal terbaik
Tetapi berusaha menjadikannya yang terbaik setiap hal yang hadir dalam hidupnya

brown sugar said...
on 

salut dengan perjuanga bang zulmansyah...semoga dapat memberikan inspirasi kepada kita semua.

eri-communicator said...
on 

Mantabs... Banda Aceh Pa Kutacane mas zul?....

Joko Sulistiyo said...
on 

keren banget ni orang.aktifitasnya padat banget y.manajemen waktunya pasti jago banget...

bayu nugroho said...
on 

wew.. keren.. ^^

hryh77 said...
on 

salut, banyak organisasi banyak sahabat... mantab...

suryaden said...
on 

iya.... bener kata usryaden...

Penyamun Blogger said...
on 

banyak sahabat, banyak ilmu.

mantap bro

attayaya said...
on 

betuk tu apa yang dibilang ma attayaya...banyak sahabat,banyak ilmu trus juga naikin traffic..hehehehehe

bambang said...
on 

Kita datang kedunia ini sendiri, sendiri pula meninggalkannya. Diantara pintu masuk dan pintu keluarnya kita menghabiskan waktu untuk berbagi dan mencari persahabatan...

ajeng said...
on 

Perjuangan yang membuahkan hasil buat bang Zulmansyah.Sukses selalu ya bang.Semoga diberikan keberkahan dalam keberkahan oleh Allah SWT dalam bekerja.Amin

Ronaldo Rozalino said...
on 

Ramai juga yang komen ya... keep fighting... :)

Putty Angelica said...
on 

tuk... wak... tuk... wak... tetep maju brooo..... keep the faith....

Xotri said...
on 

mantep bro postingnya ... semngat terus berbaginya ya..

torik said...
on 

Teruskan perjuangan..!!

IjoPunkJUtee said...
on 

Tetap semangat ... tidak jadi tentara nggak apa-apa ... jadi wartawan malah lebih leluasa bisa tembak sana tembak sini ... hee hee hee

Anton said...
on 

wah ini lagi review yak hihihihihi

subagya said...
on 

bunda menunggu buku biografinya ya..

bunda said...
on 

Banyak organisasi banyak sodara

luar biasa

BIG SUGENG said...
on 

Bagaimana Pendapat Anda?

KOMENTAR Sobat Adalah Nyawa Blog All About Pekanbaru Riau ini, Tentunya Blog Sobat Juga, Jadi Kita Sesama Blogger Mari Saling Menghidupi... Hehehe....

Bagi yang BELUM PUNYA BLOG bisa pakai 'Comment As: name/URL. masukkan nama dan FS, FaceBook, Multiplay atau lainnya (contoh: http://facebook.com/nanlimo)

 

SungaiKuantan.Com Site Info


TopOfBlogs