-

February 15, 2010

Upacara Kehamilan

Mengapa upacara kehamilan dilakukan oleh masyarakat orang Melayu Riau Lautan? Keyakinan orang Melayu Riau Lautan beranggapan bahwa :

a. Anak merupakan karunia Tuhan yang harus dihargai dan dijunjung tinggi.

b. Anak merupakan pusaka abadi dunia dan akhirat.

c. Setiap anak yang lahir membawa tuahnya masing-masing yang menyebabkan kehidupan orang tuanya lebih baik.

d. Anak merupakan perlindungan masa depan pada saat diperlukan bantuan.

Tujuan pelaksanaan upacara kehamilan adalah antara lain :

a. Memohon kepada Tuhan agar perempuan yang hamil selamat sentosa, terhindar dari gangguan roh-roh halus.

b. Mengusir makhluk – makhluk halus yang selalu diakhiri dengan doa

c. Menjaga anak yang sedang dikandung agar tumbuh dan berkembang jasmani dan rohaninya secara normal

d. Agar selamat dan mudah dalam melahirkan dan anak yang dilahirkan menjadi anak yang sempurna.

Salah satu jenis upacara kehamilan yang dilakukan setelah kehamilan berusia 7 (tujuh) bulan.maksud upacara menempah bidan, adalah untuk membuat ikatan / janji dengan bidan yang tempah itu. Biasanya bidan itu yang mengasuh perempuan hamil itu. Bidang tersebut yang datang secara teratur memeriksa kesehatan dan anak dalam kandungan.

Alat – alat yang digunakan dalam upacara menempah bidan dalah tikar, paha, tepak sirih lengkap dengan isinya, yaitu susunan siri, kapur, piring, gambir, tiga buah jeruk nipis yang serangkai. Apabila upacara menempah bidan dilakukan untuk pertamakali atau hamil sulung, maka alat –alat tersebut dilengkapi dengan kain tudung hiding disertai dengan bedak lengir dan sebuah batu giling.

Setelah upacara selesai, maka utusan keluarga yang hamil menuju ke rumah bidan membawa segala kelengkapan yang ada tersebut ditemani oleh seorang anak laki – laki. Arti dari alat – alat upacara kehamilan tersebut adalah :

a. Paha, adalah sejenis talam berkaki dan berukir pinggirnya terbuat dari tembaga.

b. Tudung Hidang, adalah penutup sajian yang dibuat dari perca ( potongan kain) yang beraneka ragam warna, dibagian tengahnya disulam dengan benang emas atau perak.

c. Bedak Langir, adalah alat yang dipakai dalam upacara mandi yang terbuat dari beras giling dan jeruk nipis.

d. Batu giling, sebuah penggiling yang berbentuk bulat panjang dibuat dari batu dan dipegang di kiri kanannya, apabila menggiling.

Informasi PON Riau 2012, Wisata, Seni dan Budaya, Kuantan Singingi, Pekanbaru dan Riau umumnya melalui sudut pandang seorang Blogger yang berasal dari Sungai Kuantan


Baca Juga Artikel Pekanbaru Riau Dibawah ini:

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari www.sungaikuantan.com di inbox anda:

Comments :

3 komentar to “Upacara Kehamilan”

apapun adatnya yang penting tidak bertentangan dengan norma 2 adat ketimuran dan agama kita. kalo itu memang baik ya bagus kan

kawanlama95 said...
on 

Wekk. istri awak lagi hamil enam buan nih bang...!

dafiDRiau said...
on 

Wonderful article,thanks for putting this together! "This is obviously one great post. Thanks for the valuable information and insights you have so provided here. Keep it up!"
dissertations | dissertation writing | writing a dissertation

Susan said...
on 

Bagaimana Pendapat Anda?

KOMENTAR Sobat Adalah Nyawa Blog All About Pekanbaru Riau ini, Tentunya Blog Sobat Juga, Jadi Kita Sesama Blogger Mari Saling Menghidupi... Hehehe....

Bagi yang BELUM PUNYA BLOG bisa pakai 'Comment As: name/URL. masukkan nama dan FS, FaceBook, Multiplay atau lainnya (contoh: http://facebook.com/nanlimo)

 

SungaiKuantan.Com Site Info


TopOfBlogs