-

June 22, 2009

Masjid Arrahman Tertua ke2 di Pekanbaru

Masjid Arrahman Tertua ke2 di PekanbaruTernyata, setelah mendengar cerita seorang kakek yang bernama Ibrahim salah satu saksi hidup berdirinya Mesjid Arrahman Pekanbaru Riau. Ia bercerita bahwa Masjid yang berada di persimpangan jalan Soedirman dan Jalan Nangka Pekanbaru ini "katanya" adalah masjid tertua kedua di Kota Pekanbaru.

Dijelaskannya, lokasi bangunan Masjid Ar-Rahman merupakan tanah wakaf dari Raden Sastro Pawiro Djaya Diningrat. Pembangunan masjid ini dilakukan dengan swadaya masyarakat yang berada di sekitar Jalan Sumatera dan wilayah Pekanbaru hingga ke Tangkerang. Namun begitu, Raden Sastro merupakan donatur terbesar dan yang berperan penting dalam pembangunan masjid ini.


"Raden Sastro memiliki banyak jasa dengan masjid ini, karena dialah yang memberikan konstribusi besar untuk terwujudnya masjid ini. Tidak hanya itu, yang menggagas masjid ini adalah Raden bersama masyarakat sekitarnya," ujarnya sampil mempermainkan kacamata yang berada di tangannya.

Dalam penuturannya, pembangunan masjid ini dimulai tahun 1930 hingga 1935. Saat itu, di sekitar masjid terdapat tiga rumah panggung. Raden bersama masyarakat berswadaya membangun satu-satunya masjid yang berada di tengah kota itu. Konsep pembangunan juga sangat sederhana. Dinding, lantai, dan tiang masjid saat itu hanya berasal dari papan biasa dengan atap daun dan bangunan berbentuk panggung dengan ketinggian 1 meter. Luas bangunan juga hanya 8x8 m2. Masjid juga dicat menggunakan oli bekas, sehingga warna masjid sedikit hitam kecoklatan bergabung dengan warna papan.

Meski sederhana, warga Pekanbaru yang mayoritas muslim saat itu terus memenuhi masjid tersebut. Mulai dari warga Jalan Sumatera, Tangkerang, Cut Nyak Dien, A Yani hingga di Jalan Pinang. Apalagi setelah tabuhan beduk disambut dengan suara azan terdengar saat masuknya waktu salat.

"Dulu sangat ramai, bahkan masjid ini penuh. Terutama waktu beduk yang saat itu ada ditabuhkan dan ditambah suara azan dari muazin. Begitu mereka masuk, lantai papan masjid berderak-derak (berbunyi), apalagi saat kita sedang melaksanakan ibadah salat jamaah. Bisa dikatakan tidak pernah tidak penuh masjid ini pada masa itu," ujar lelaki yang lahir 20 Agustus 1932 itu.

Melihat kondisi ini, sekitar tahun 1960 warga mulai berswadaya menurunkan bangunan masjid itu dari panggung menjadi tidak panggung. Namun kondisi bangunan tetap sama tanpa ada perubahan. Pasalnya saat itu, Raden yang rumahnya saat itu berada tepat di atas tanah yang saat ini berdiri gedung delapan lantai PT Surya Dumai.

"Kalau ditotal sebelum Pemko, kami sudah memrenovasi masjid ini sebanyak dua kali. Yaitu tahun 1935 dan 1960 yang lalu. Pemko sendiri baru merenovasi masjid ini sekitar tahun 2005 yang lalu," jelasnya.

Pada tahun 2004 yang lalu Pemerintah Kota Pekanbaru telah melakukan pembebasan lahan yang berada di sekitar mesjid Ar-Rahman. 4.700 meter persegi tanah yang dibebaskan, dan saat ini lah yang dibangun Masjid Ar-Rahman dan Gedung BAZ serta KPU Pekanbaru. Setelah itu sekitar tahun 2006 lalu pemerintah Provinsi Riau membantu bangunan sekitar 610 meter persegi.

Banyak perubahan yang terjadi di masjid ini, bahkan bisa dikatakan berubah 100 persen. Dari sebuah masjid yang kecil saat ini berubah menjadi sebuah masjid yang sangat mengah. Tak ayal, Pemko Pekanbaru menasbihkannya menjadi salah satu ikon Kota Bertuah ini. Namun satu yang tak akan pernah hilang diingatan Ibrahim, sesaat ketika Ustadz Abdullah Hasan yang tidak lain adalah orangtua dari Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah MM menyampaikan tausiahnya yang memang kerap dilakukan.

"Bentuk bangunan bisa berganti, tetapi nilai sejarah yang terkandung tidak akan hilang. Satu hal yang tidak akan saya lupakan yaitu pesan dari Uztad Abdullah Hasan dalam dakwahnya," ujarnya kakek bernama Ibrahim itu.

Informasi PON Riau 2012, Wisata, Seni dan Budaya, Kuantan Singingi, Pekanbaru dan Riau umumnya melalui sudut pandang seorang Blogger yang berasal dari Sungai Kuantan


Baca Juga Artikel Pekanbaru Riau Dibawah ini:

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari www.sungaikuantan.com di inbox anda:

Comments :

38 komentar to “Masjid Arrahman Tertua ke2 di Pekanbaru”

Pertamaxxxxxx.....!

alfi said...
on 

wah.... artikel yang bagus nih.... mantap... jadi tambah pengetahuan

zaskia said...
on 

wah... mantap juga artikelnya sob...
mengenal sejarah yang berada di Pekanbaru...

Visioner said...
on 

no komen lgi kecuali teruskan perjuanganmu

Cebong Ipiet said...
on 

Waduh... Jadi pengen ke Riaauuu!!!
Btw, aku dah taruh link ini di blog ku yaa, thank you :)

Ariyanti said...
on 

sukses sob...keep blogging

apih yayan said...
on 

Wah.., masjidnya udah tua juga ya ? Semoga dapat tetap terpelihara dengan baik...

reni said...
on 

bener mas... nilai sejarah tak kan hilang begitu jugah pahala buat pendiri masjidnya juga takkan pupus sampai akhir zaman.

semoga mendapat pahala yang semestinya beliau..

TRIMATRA said...
on 

pemerintahan nya tuh....
yg gk mau peduli...
padahal kan banyak di riau yg kyk gtu...

Pao said...
on 

Klo masjid tertua yg pertama apa om.

moratmarit said...
on 

yang pertama apa bang?

JengSri said...
on 

Mesjid sekarang sudah banyak, namun jamaahnya sudah mulai berkurang, benrta lagi rmadahan nih, pastinya masjid-masjid disegala penjuru akan penuh disesaki muslim yang bertobat dan beribadah

Ronaldo Rozalino said...
on 

wah ... kok mesjid ane di aceh nampak nya tua tapi tetap kuat.buktinya waktu tsunami hampir semua mesjid gak roboh

Kautsar said...
on 

Alhamdulillah aq bisa lihat megah sekali nih di @riau...

tukang edit said...
on 

info yg bermanfaat, siapa tahu bisa singgah disana.. hehe..

CentralBorneo004 said...
on 

I LOVE INDONESIA...informasi yg sgt menarik sobat... gd lck..

butiku palace said...
on 

wisata religi dan artikel yang sangat menarik, yang akan mampu memupuk minat para generasi muda untuk mengenal dan menghargai sejarah

Loedin said...
on 

masjid yang indah....
Riau ternyata hampir mirip dgn gorontalo yang nuansa religinya menarik... salut..

visit gorontalo said...
on 

mantap mo,,,trus berburu wisata di riau

SEO Pemula said...
on 

ambil gambar yg bagus bro

attayaya said...
on 

wah,,jadi mau liat masjidnya ni,,hehe"..

kir31 said...
on 

artikel yang sangat menarik sob, thanks for sharing

antique said...
on 

Ooh begitu ya bang, sejarahnya..baru tahu neh :D , mang sih dulunya sebelum di pugar mesjid itu bangunannya klasik banget, kami pun sudah menduga pasti ni mesjid dah tua umurnya. Eh sekarang setelah selesai di pugar, wah megah dan cantik nye!! insyaAllah bakal masuk nominasi mesjid favoritnya Zidan nih...:)

h35ti said...
on 

Ada award untuk mu sahabat ...dijemput ya...good luck

Ronaldo Rozalino said...
on 

bagus bangat bang mesjidnya

klo yg pertama apa bang

alex owners said...
on 

kunjungan balik

cinema3satu™ said...
on 

informasi bermutu..keep blogging

apih yayan said...
on 

mana neh poto yg bagusnya?

attayaya said...
on 

Senangnya bisa berkunjung ke blog ini

hehe

WandI NewS said...
on 

Terus promosikan Wisata Indonesia wabilkhusus Riau!

salam kenal dari

blog http://supanku.co.cc yang baru

Kuliah Gratis said...
on 

terimakasih..jadi menambah info mengenai kota Pakanbaru..

budiawanhutasoit said...
on 

Mudah-mudahan membawa berkah ya, Mo... Dan jangan hanya bangunannya aja yang bagus, tapi juga harus benar-benar bisa dimanfaatkan oleh umat muslim

bang FIKO said...
on 

wah pernah liat nih masjid di TV..waktu bulan puasa kemaren..kapan ya kesana..?

fajardesign said...
on 

semoga saja "isinya" lebih bagus dari mesjidnya...

internasional hot news said...
on 

wah senang y bisa berwisata sambil beribadah, semoga kita bisa terus menjaga, meletarikan dan mengembangkan
Kebudayaan dan Alam Indonesia

Dessy Eka Pratiwi said...
on 

wah infonya bagus2 sob, keren. Thanks infonya...

Iqbal said...
on 

Siapa bilang pemda kami tidak perduli???

siapa bilang masjid Ar-Rahman tidak ramai dikunjungi???

makanya sholat dulu di masjid Ar-Rahman, baru komentar,..

Kris Hadiawan, Open Mind Set said...
on 

ni ank @Kris ga nyambung banget komentnya... lol

Pekanbaru Riau said...
on 

Bagaimana Pendapat Anda?

KOMENTAR Sobat Adalah Nyawa Blog All About Pekanbaru Riau ini, Tentunya Blog Sobat Juga, Jadi Kita Sesama Blogger Mari Saling Menghidupi... Hehehe....

Bagi yang BELUM PUNYA BLOG bisa pakai 'Comment As: name/URL. masukkan nama dan FS, FaceBook, Multiplay atau lainnya (contoh: http://facebook.com/nanlimo)

 

SungaiKuantan.Com Site Info


TopOfBlogs