-

April 14, 2009

Huis Van Behauring Rumah Orang Rantai

Huis Van Behauring Rumah Orang Rantai
Huis Van Behauring
Bengkalis - Huis Van Behauring Rumah Orang Rantai. Sepenggal kisah tentang jejak penjajahan Belanda di Indonesia. Sobat blogger tentu bertanya-tanya, apa itu Huis Van Behauring? Dan apa pula Rumah orang Rantai. Postingan ini adalah buah tangan special buat sobat blogger dari perjalanan menelusuri Pulau Bengkalis beberapa waktu lalu bersama sahabat saya.
huis+van+behauring+bengkalis
Pemandangan bagian dalam bagian sisi Huis Van Behauring 
Huis Van Behauring Rumah Orang Rantai
Salah satu ruangan Huis Van Behauring 
Bengkalis punya kisah sendiri dari lamanya penjajahan Belanda di Indonesia. Daerah ini dulunya merupakan daerah keresidenan, daerah pusat administrasi pemerintahan yang dinamakan afdeeling (Kabupaten). Daerah ini menjadi pusat keresidenan di wilayah Sumatera Timur. Menjadi daerah pemerintahan Belanda yang penting, sebelum pemerintahan Hidia Belanda kemudian memindahkanya ke Deli Serdang Sumatera Utara. Peninggalan pusat-pusat pemerintahan Hindia Belanda di Bengkalis masih banyak.
bengkalis+huis+van+behauring
Pemandangan dari dalam ruangan lembab Huis Van Behauring 
bengkalis+huis+van+behauring
Langit-langit di dalam ruangan lembab Huis Van Behauring 
Hingga kini, kantor-kantor prmerintahan tersebut masih berdiri. Hanya saja, penanganan gedung-gedung peninggalan yang merupakan bagian sejarah Indonesia tersebut tidak dirawat dengan baik oleh pemerintah setempat. Bahkan keberadaan gedung-gedung tua tersebut banyak yang makin rusak. Huis Van Behauring salah satunya. Huis Van Behauring tentu mempunyai cerita suram bagi pejuang kita. Disinilah para raja, tokoh masyarakat yang berjuang melawan penjajah malah dipenjarakan. Huis Van Behauring ini malah sering disebut masyarakat tempatan sebagai Rumah Orang Rantai. Disinilah tahanan diperlakukan dengan di rantai.

Penjara ini didirikan tahun 1810 M. Menurut salah satu buku tentang sejarah Bengkalis, yang ditulis oleh Reza Fahlevi, sekarang menjabat Ketua DPRD Bengkalis (sekarang ntah lah, kan baru pemilu dan hasilnya belum valid, hehehe), namun dari lokasi penjara tua ini kami mendapartkan tahun 1883 M. Bangunan ini di rancang oleh arsitek asal Portugis. Memang khas bangunan ini kental aroma Eropa. Bentuk fisik, rancangan ruang dalam semua khas Eropa.
bengkalis+huis+van+behauring
wew.... seram juga nih.... ada tali gantungan dalam ruangan lembab ini... 
bengkalis+huis+van+behauringDari dalam penjara ini terlihat menara...., menara..apa menara nih... hihi.. karena lokasi Huis Van Behauring berada di pusat Kota Bengkalisbengkalis+huis+van+behauring
Eh... ada Parabola juga nih didalam bangunan penjara peninggalan Belanda ini, eits... itu seperti kamar mandi yach... atau MCK?
bengkalis+huis+van+behauring
ini foto ibu itu yang merawat dan menjaga bangunan Huis Van Behauring 
bengkalis+huis+van+behauringmau tidak mau ibu tanpa suami ini harus tinggal di Huis van Behauring beserta anak-anaknya, Huis Van Behauring layaknya rumah mereka sendiri, foto diatas adalah salah satu pojok Huis Van Behauring, sumur tua yang masih utuh.

Rumah tahanan Belanda ini dibangun dengan dua lapis tembok. Tembok pertama dan kedua masing-masing berbentuk gedung serupa. Pada bagian lapis pertama gedung dijadikan semacam office bagi pegawai tahanan, sementara gedung dalamnya khusus untuk tahanan. Rumah untuk tahanan di bagian dalam ini benbentul leter U. Bagian kanan, kiri serta bagian belakang, sementara bagian depan sudah merupakan tembok lapis pertama yang juga dibuat semacam rumah untuk kantor tadi. Menurut Masnah, warga yang tinggal di rumah bekas tahanan ini, dulunya rumah tahanan bagian dalam tersebuit terdiri dari 25 kamar tahanan. Ruanganya kecil, setiap ruang tahanan hanya ada jendela kecil yang bersel, gelap karena sejak awal tidak disertai intalasi listrik.

Menurut Masnah para tahanan yang pejara bukan saja warga setempat. Bahkan ada yang merupakan buangan dari daerah lain. Makanya sekarang, di Bengkalis banyak ditemui makam-makam raja dari daerah luar seperti dari Sumatera Utara. Karena diduga mereka merupakan tawanan yang akhirnya meninggal di tahanan ini.

Melihat keadaan situs bersejarah Huis Van Behauring saya mengajak sobat blogger sebangsa dan setanah air untuk mengkampayekan selamatkan situs bersejarah, berdasarkan pengalaman saya menjelajahi situs bersejarah di riau terlihat tidak terawat dengan baik, terkesan asal-asalan. Dari berbagai informasi, tidak hanya di Riau saja, bahkan seluruh Indonesia. Di Riau sangat banyak situs bersejarah, yang saya sangat sedihkan di daerah Kuantan Singingi, pemerintah tak ambil peduli dengan situs Kerajaan Koto Alang.

Huis Van Behauring beruntung ada yang mau merawatnya, yaitu seorang ibu tua dan anak-anaknya yang tinggal di Huis Van Behauring. Beliau adalah anak seorang pegawai penjara ini setelah diambil alih dari Belanda. Pemerintah Daerah Bengkalis tidak peduli sama sekali, ini pengakuan ibu tersebut.

Semoga sobat blogger dan netter tergugah hatinya, mari selamatkan situs bersejarah dengan cara kita masing-masing.
bengkalis+huis+van+behauring
ibu anak dan cucunya.... hehehe.... ga jelas yah.... makanya... main kesini.... hehe
Tunggu dulu deh..... sebelum anda pulang jangan lupa perhatikan foto ini, ayo perhatikan, ada al-quran terselip.. apa maksudnya yah????bengkalis+huis+van+behauring

Informasi PON Riau 2012, Wisata, Seni dan Budaya, Kuantan Singingi, Pekanbaru dan Riau umumnya melalui sudut pandang seorang Blogger yang berasal dari Sungai Kuantan


Baca Juga Artikel Pekanbaru Riau Dibawah ini:

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari www.sungaikuantan.com di inbox anda:

Comments :

48 komentar to “Huis Van Behauring Rumah Orang Rantai”

Pertamaxxx........

Baru tau klo di Bengkalis ada penjara Belanda. Tapi sayang sepertinya kurang terawat yah? harusnya bisa dijadikan wisata budaya kali ya. biar ga cuma sekedar bangunan tua..hmmm itu beneran al quran terselip ya? klo dikampungku itu al-quran diselip-selip itu jimat..astagfirullah. jadi sirik...fiiuuhh

Sesri said...
on 

Sda... aku juga baru tau nih... Wah sepertinya pemerintah memang harus terus diingatkan dengan keberadaan situs2 bersejarah ini.
Postingannya keren Mo... Btw selamat ya untuk |dot|com nya... Keep blogging bro

taufikasmara said...
on 

Selama ini kenalnya cuma Siak. Ternyata karisedenan Belanda sampai Bengkalis juga ya...

sunardi said...
on 

Pebengkel juga kalau disuguhi yang kayak ginian jadi engga kuku....pengen bener turing kayak dulu sewaktu masih lajang....He..he..he..mengunjungi tempat yang belum pernah dijumpai memang asyik..^_^.. ayo berlomba menuju Huis Van Behauring..thanks to: http://sungaikuantan.blogspot.com

Rudi Halim said...
on 

Kalau gak salah kisah orang rantai juga ada di Di daerah Sumatera Barat (dulu pernah nonton di acara Asal-usul Legenda Orang Rantai di TV).. umumnya orang rantai di datangkan dari Jawa untuk dipekerjakan secara paksa menjadi Buruh tani, tambang, dan pembuat rel kereta api.. di sebut penduduk setempat orang rantai, karena mereka selalu dirantai agar tidak kabur..(Klo di jaman jepang di sebut Romusa kali ya..) Kebanyakan orang rantai ini mati terbunuh didaerah tempat mereka bekerja.. namun masih ada juga yang bisa kabur dan menikah dengan orang setempat.. namun sebagian kecil masyarakat tidak menerima kehadiran mereka.. terutama masyarakat yang berhubungan baik dengan belanda dan berjiwa veodal..

PendekarKodokBLOG said...
on 

Wah bangunanya masih kuat berdiri. Itukah sebabnya dinamakan rumah rantai ? yang artinya sama dengan penjara ? trus itu ada tali gantungan buat apa yah ? merinding...Belanda dulu pasti kejam-kejam

Balisugar said...
on 

wah bangunan tua yang masih kokoh...

salam

manusiahero said...
on 

Didirikan 1810? Walah, tua banget tuch.
Berarti umurnya 199tahun ya?
Hampir sepuluh kali lipat umurku.
Hahahaha

rampadan said...
on 

mantap kawan

Anton said...
on 

wii ngwri banget ya...

Q_XidiX said...
on 

wahh oke nih buat objek fotografi....

keren yg oldis kayak gitu...

gdpermana said...
on 

sory sobat s selama ni aq kgak apdate ....aq dari luar daerah and disana kagak ada warnet..............

www.katobengke.com said...
on 

Mantap Artikelnya..

Benai Community said...
on 

sekali-kali para blogger jalan2 ke sana, siapa tahu dapat inspirasi untuk bahan posting.

om... tolong cek update template terbaruku ( tapi masih 30 % )

di : http://carisedekah.blogspot.com

bcom said...
on 

belanda memang sudah pernah menguasai hampir seluruh kepulauan nusantara. sampai peninggalannya saja sudah banyak yang di renovasi sehingga sudah tidak tampak bangunan bersejarahnya. semoga yang di bengkalis tetap terjaga yah..

Risti said...
on 

wah keren neh
perlu dilestarikan

mirip sama lawang sewu di semarang

attayaya said...
on 

Wah.... sayang jauh banget ya....hanya bisa lihat fotonya nih

Mulyati said...
on 

Sungguh disayangkan..

ferie said...
on 

Wow keren keren sampai layu mata aku baca postinganmu ini. Puanjang buanget, tapi oke, semangat Sob.
Makasih kunjungannya, jangan kapok ya...

riosisemut said...
on 

ada al quran? terselip gitu?! wah wah wah ada penghuni lain ya?

apa mas advi?
Al Quran yang nyelip,hehe

ADVINTRO said...
on 

wew.. nice inpo nih..
ntar kapan2 ke sana ah he..he..

hryh77 said...
on 

whew...
asik jg ya jln2 kesana plus poto2an..
tp kok menakutkan jg hehe secara jadul bgt sih pasti bny penghuninya :D
kalo di bandung ada apaan yak??

Linda Belle said...
on 

Sayang ya kurang dirawat, kalau di rawat kan bisa jadi potensi pariwisata daerah.

erik1542 said...
on 

Melestarikan sejarah adalah tugas mulia

Dinoe said...
on 

gile ada 25 rumah tahanan, dan cm ibu itu n keluarganya aja yang ngurus? yang bener aja, dedikasinya tinggi banget ya itu ibu...

bayu nugroho said...
on 

seharusnya bangunan spt ini dilestarikan ya.

Sang Cerpenis bercerita said...
on 

sayang ngak terawat

suwung said...
on 

sayang ngak terawat ya bos

suwung said...
on 

Huis Van Hebring atuh euuuy
hebring pisan

attayaya said...
on 

jadi pengin kesana ... hu..hu... kereeen dari dulu suka bangunan yg oldies spt itu..

Tukang komen said...
on 

ya, terima kasih.. akan saya tambah link kamu ke saya..harap dapat isi detail sungai kuantan disini buat reference saya > http://metaforaa.org/exlink/index.php makasih

Huis Van Behauring? historic tuh

Ajin said...
on 

BUNGARAYA ni sekaligus jawaban dari pertanyaan yang di berikan pada AA ya
rempah - renpah adalah tumbuhan yang beraroma khas dan biasanya bisa dicampur untuk penyedap rasa seperti pada masakan,rokok.dan bisa juga untuk obat obatan seperti penyakit kulit dan sebagainya ada pun rempah rempah meepunyai banyak jenis sehingga mereka mempunya banyak kegunaan dan banyak konsep cara menggunakan rempah rempah.

AA said...
on 

peninggalan jaman kolonial di nusantara mmg banyak, cuma sygnya pemerintah qta krg memperhatikan...padahal di eropa sana bangunan2 bersejarah justru dilestarikan & jadi penarik minat para pelancong

Blog Sejarah said...
on 

baguus.... pemerintah.... emg bagguss...
heboh sana sini... kampanyekan visit indonesia...
eh... ni benda yg dah ada tak dirawat...
yeeeh.... bagusnya kira-kita nih yg jadi pemerintah tuh... hihihi

Izzati Rodhiyah said...
on 

jadi pengen berkunjung kesana nih

annosmile said...
on 

Lebih enak liat langsung kayaknya yah,,,,,, heeeeee

Kharianto said...
on 

mo ngomong apa ya?
habis dah perfect banget atribut blognya!
lam kenal aja ya, :)

pelajaran-blog.blogspot.com said...
on 

ini semua dibengkalis ya, saya malah baru tahu

eri-communicator said...
on 

kurang terawat ya bangunnanya, coba semua diserahkan ke nanlimo pasti terawat,buktinya saja blognya konsisten melestarikan budaya dan peninggalan sejarah kuansing dan Riau

eri-communicator said...
on 

Kalau difoto2 pas suasana senja atau malam gmn ya.. dijamin pasti serem.
sayang ya kalau dibiarkan rusak dan tak terawat..

Nadja Tirta said...
on 

Wah, bangunan bersejarah seperti ini harus di jaga dan dirawat sob... ini merupakan salah satu bangunan yang tertua dan mempunyai banyak kenangan dan sejarahnya,jadi pemerintah hendaknya memperhatikan ya sob...

Imoel said...
on 

hiii... syereeem

krishadiawan.co.cc said...
on 

apakah bangunan ini bisa bertahan?
Pemerintah seharusnya bertanggungjawab terhadap benda cagar budaya seperti penjara tua ini yang memiliki nilai historis didalamnya, pemimpinnya harus memiliki jiwa seni historis.

Bengkalis Negeri Junjungan Cemerlang Gemilang Terbilang said...
on 

Peninggalan sejarah yang amat menarik. Pati banyak kisah suka duka di sini.

places4holidays said...
on 

Very usefull info and i like it so much.Did you know if Indonesia is a country rich in culture and the amazing of human worked.Through blogging media let us support all forms of support to our cultural progress. Do you want to support me?

Indonesia Handicraft Furniture Wholesale Marketplace said...
on 

huis van behauring = huis van bewaring; " gedung untuk mengambil (penjara)" = gedung penjara, begitu ada trali2 terlalu besar !

Anonymous said...
on 

bahasa Belanda = "Huis van BEWARING", gedung untuk mengambil penjara, begitu ada 25 kamar dan trali dimana-mana!

amor wintha said...
on 

Memang sayang sekali jika peninggalan sejarah tak terawat, ya. Kalau di Eropa dah jadi museum dan obyek wisata, nih. :(

ira said...
on 

Bagaimana Pendapat Anda?

KOMENTAR Sobat Adalah Nyawa Blog All About Pekanbaru Riau ini, Tentunya Blog Sobat Juga, Jadi Kita Sesama Blogger Mari Saling Menghidupi... Hehehe....

Bagi yang BELUM PUNYA BLOG bisa pakai 'Comment As: name/URL. masukkan nama dan FS, FaceBook, Multiplay atau lainnya (contoh: http://facebook.com/nanlimo)

 

SungaiKuantan.Com Site Info


TopOfBlogs